Saat Semuanya Berubah
Hai namaku Gracia
lengkapnya Gracia William,hari ini adalah hari pertamaku masuk ke SMA ku yang
baru.Aku pindahan dari London,dan aku ke Indonesia karena ikut ayahku yang
sedang ada tugas di Indonesia,walaupun aku pindahan dari London,tapi aku sudah
fasih berbahasa indonesia,karena ibuku orang Indonesia dan aku sejak kecil
sudah diajarkan oleh ibuku berbahasa Indonesia.
Hari
ini belum ada yang menarik dari sekolahku yang baru,tapi semua anak-anak di
sekolahku yang baru ini semuanya baik kepadaku,dan aku harap besok aku
menemukan hal yang menarik di sekolah baruku ini.Keesokan harinya,seperti biasa
aku pergi kesekolah,aku diantar oleh ayahku,karena kantor ayahku searah dengan
jalan ke sekolahku.Saat aku berjalan mengitari lorong sekolah,aku melihat
laki-laki yang sangat tampan,dan aku langsung terpesona olehnya.
Hari demi hari aku lewatkan di
sekolah baruku ini,dan aku juga sudah memiliki teman akrab,mereka bernama
Yuki,Nanda,dan Alisya.Mereka sangat baik kepadaku,aku juga tak canggung lagi
cerita semua apa yang aku sedang rasakan saat ini.Ya saat ini aku sedang jatuh
cinta dengan laki-laki yang aku temui beberapa hari yang lalu.Setiap hari aku
terus mencari informasi mengenai dia,dan akhirnya aku tau siapa nama laki-laki
itu,namanya Louis,dia juga anak pindahan dari luar negeri,banyak sekali
gadis-gadis yang menyukainya,karena memang Louis itu sangatlah tampan.Mungkin
ini mimpi ketika aku bertabrakan dengan Louis,dan apa yang dia bilang
kepadaku,”maaf aku tidak sengaja”seketika aku terdiam,dan Louis menyadarkan
aku,lalu aku berkata”ya tidak apa-apa” lalu Louis pergi meninggalkan aku dan
kau tau apa ? Dia melemparkan senyuman termanisnya kepadaku,hari itu adalah
hari yang sangat spesial bagiku. Entah sejak kapan aku
mulai akrab dengan Louis,tapi akhir-akhir ini Louis selalu menyapaku dan
terkadang dia mengajakku jalan.Aku senang sekali karena aku sudah mulai dekat
dengan Louis,dan aku sangat nyaman jika berada di sampingnya.Hari ini Louis
mengajakku makan malam bersama,dan tanpa berpikir panjang,aku langsung menerima
tawarannya.Dan saat ini kami sudah berada di restaurant,dan tau apa,suasana di
restaurant sangatlah romantis,dan pada saat itulah Louis menyatakan cinta
padaku,seketika aku terdiam,dan berpikir,apakah ini mimpi,ataukah kenyataan ?
Lagi-lagi Louis menyadarkanku dari lamunanku,dan dia bertanya kembali,”Apakah
kamu ingin menjadi pacarku” Aku takut menjawabnya,karena aku takut kalau dia
sedang main-main.Tetapi tidak,dia serius akan ucapannya itu,lalu akhirnya aku menerima
Louis menjadi pacarku.
Hari-hari disekolah tidak sedetikpun
tak aku lewatkan dengan Louis,aku dan Louis selalu berdua,dimana ada aku,pasti
disitu ada Louis.Kami bagaikan lem dan perangko yang tidak mudah untuk
dipisahkan.Tetapi sekarang tidak lagi,aku dan Louis sekarang sudah tidak
menjalin hubungan lagi,karena apa,Louis menghiyanatiku,aku melihatnya jalan
mesra-mesraan dengan seorang gadis yang ku kenal,dan kau tau siapa itu ? Dia
adalah orang yang selama ini aku anggap sebagai sahabat terbaikku,dia adalah
Alysia.Aku sangat terpukul dengan kejadian ini.Dan sejak itulah,aku tidak
percaya lagi dengan apa yang namanya “Cinta”.Sejak itulah aku menjadi orang
yang sangat tertutup,karena aku takut dikhiyanati lagi untuk yang kedua
kalinya.
2
tahun kemudian aku lulus dari SMA,dan itulah yang sangat aku inginkan dari
dulu,karena apa,jika aku terus berada di sekolah itu,aku akan selalu teringat
dengan Louis.Aku memutuskan untuk kuliah di luar negeri,aku ingin melupakan
semua kenangan pahit itu.Aku tidak ingin terus menerus teringat akan hal itu.Sejak
dulu memang aku ini berkuliah di universitas ini,dan aku mencoba mengikuti test
masuk ke universitas ini,dan kau tau apa,mimpiku terwujud,karena aku diterima
di universitas ini.
Tak
terasa aku telah 3 bulan berkuliah disini,tapi aku masih saja belum mempunyai
teman,karena aku masih trauma dengan kejadian waktu itu.Hari ini ku
berjalan-jalan ditaman kota,karena aku ingin sejenak melupakan tugas-tugas yang
menumpuk.Ketika itu ada seorang laki-laki yang menabrakku,dan aku teringat lagi
akan Louis.Awalnya memang tidak apa-apa,mungkin orang itu tidak sengaja
menabrakku,tapi aku teringat lagi akan Louis,lalu aku marah-marah dengan
laki-laki itu,dan akhirnya aku tinggalkan dia tanpa sepata kata pun aku ucapkan
terhadap laki-laki itu.
Hari
ini,seperti biasa aku kuliah dan lagi-lagi sendiri tanpa seorang teman.Ketika
itu ada seseorang yang memanggilku,dan kau tau siapa itu,dia adalah laki-laki
yang pernah menabrakku waktu itu ditaman kota.Aku heran,mengapa dia bisa tau
namaku,lalu aku bertanya padanya “kenapa kau mengetahui namaku” lalu dia
menjawab “kartu pelajarmu” dan aku teringat,memang kartu pelajarku hilang,sudah
aku cari kemana-mana tapi tidak kutemukan,ternyata kartu pelajarku ada di
tangan orang ini.Aku langsung mengambil kartu pelajarku dan berterima kasih
padanya,tanpa basa-basi aku meninggalkan orang itu.Dan dia memanggilku
lagi,”Apa kau bisa antar aku mengitari kampus ini” dan aku langsung menjawab
“tidak” dia menjawab lagi “kenapa ?” lalu langsung saja aku pergi meninggalkan
dia tanpa memperdulikan perkataannya.
3
hari kemudian aku bertemu lagi dengannya,aku pikir,kenapa aku selalu melihat
orang itu,apakah dia memata-mataiku ? Ah tidak mungkin,itu adalah hal yang
konyol.Setiap hari dia selalu mengajakku mengobrol,tapi tetap saja aku
mengacuhkannya.Dan akhinya aku sudah tidak tahan lagi dengan sikapnya
kepadaku,”aku bertanya,kau mau apa denganku ?” lalu dia menjawab “aku
menyukaimu,kau berbeda dengan gadis pada umumnya,karena itu aku menyukaimu”
sontak aku kaget dengan ucapan laki-laki ini.Aku tidak akan terpedaya lagi dengan
mulut laki-laki,karena aku sangat trauma akan hal yang menimpaku waktu itu.Tapi
masih saja laki-laki ini megejarku,dan dia terus meyakinkanku kalau ia memang
benar-benar meyukaiku.Entah mengapa akhirnya aku luluh dengan laki-laki ini,dan
aku mempercayainya,dan aku juga yakin bahwa dia memang benar-benar tulus
mencintaiku.Dan sejak itu aku dekat dengannya.Dan aku juga memiliki panggilan
khusus untuknya,yaitu monkey,kenapa aku memanggilnya itu,karena tingkahnya agak
seperti monyet,yang tidak bisa diam.Dengan hadirnya “Niall” di hidupku,aku
merasa mempunyai kehidupan yang baru,dan semenjak itulah aku lupa siapa itu
Louis dan aku juga lupa kalau aku pernah mengenal Louis.Aku bersyukur karena
Tuhan telah mengirim laki-laki ini untuk menjadi kekuatan didalam hidupku,dan
semenjak itulah “Saat Semuanya Berubah”
0 komentar:
Posting Komentar