CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Rabu, 21 November 2012

Saat Semuanya Berubah (cerpen)


Saat Semuanya Berubah

Hai namaku Gracia lengkapnya Gracia William,hari ini adalah hari pertamaku masuk ke SMA ku yang baru.Aku pindahan dari London,dan aku ke Indonesia karena ikut ayahku yang sedang ada tugas di Indonesia,walaupun aku pindahan dari London,tapi aku sudah fasih berbahasa indonesia,karena ibuku orang Indonesia dan aku sejak kecil sudah diajarkan oleh ibuku berbahasa Indonesia.                                                                                                              
Hari ini belum ada yang menarik dari sekolahku yang baru,tapi semua anak-anak di sekolahku yang baru ini semuanya baik kepadaku,dan aku harap besok aku menemukan hal yang menarik di sekolah baruku ini.Keesokan harinya,seperti biasa aku pergi kesekolah,aku diantar oleh ayahku,karena kantor ayahku searah dengan jalan ke sekolahku.Saat aku berjalan mengitari lorong sekolah,aku melihat laki-laki yang sangat tampan,dan aku langsung terpesona olehnya.                                                                            
  Hari demi hari aku lewatkan di sekolah baruku ini,dan aku juga sudah memiliki teman akrab,mereka bernama Yuki,Nanda,dan Alisya.Mereka sangat baik kepadaku,aku juga tak canggung lagi cerita semua apa yang aku sedang rasakan saat ini.Ya saat ini aku sedang jatuh cinta dengan laki-laki yang aku temui beberapa hari yang lalu.Setiap hari aku terus mencari informasi mengenai dia,dan akhirnya aku tau siapa nama laki-laki itu,namanya Louis,dia juga anak pindahan dari luar negeri,banyak sekali gadis-gadis yang menyukainya,karena memang Louis itu sangatlah tampan.Mungkin ini mimpi ketika aku bertabrakan dengan Louis,dan apa yang dia bilang kepadaku,”maaf aku tidak sengaja”seketika aku terdiam,dan Louis menyadarkan aku,lalu aku berkata”ya tidak apa-apa” lalu Louis pergi meninggalkan aku dan kau tau apa ? Dia melemparkan senyuman termanisnya kepadaku,hari itu adalah hari yang sangat spesial bagiku.                                   Entah sejak kapan aku mulai akrab dengan Louis,tapi akhir-akhir ini Louis selalu menyapaku dan terkadang dia mengajakku jalan.Aku senang sekali karena aku sudah mulai dekat dengan Louis,dan aku sangat nyaman jika berada di sampingnya.Hari ini Louis mengajakku makan malam bersama,dan tanpa berpikir panjang,aku langsung menerima tawarannya.Dan saat ini kami sudah berada di restaurant,dan tau apa,suasana di restaurant sangatlah romantis,dan pada saat itulah Louis menyatakan cinta padaku,seketika aku terdiam,dan berpikir,apakah ini mimpi,ataukah kenyataan ? Lagi-lagi Louis menyadarkanku dari lamunanku,dan dia bertanya kembali,”Apakah kamu ingin menjadi pacarku” Aku takut menjawabnya,karena aku takut kalau dia sedang main-main.Tetapi tidak,dia serius akan ucapannya itu,lalu akhirnya aku menerima Louis menjadi pacarku.                                                                                                                        
   Hari-hari disekolah tidak sedetikpun tak aku lewatkan dengan Louis,aku dan Louis selalu berdua,dimana ada aku,pasti disitu ada Louis.Kami bagaikan lem dan perangko yang tidak mudah untuk dipisahkan.Tetapi sekarang tidak lagi,aku dan Louis sekarang sudah tidak menjalin hubungan lagi,karena apa,Louis menghiyanatiku,aku melihatnya jalan mesra-mesraan dengan seorang gadis yang ku kenal,dan kau tau siapa itu ? Dia adalah orang yang selama ini aku anggap sebagai sahabat terbaikku,dia adalah Alysia.Aku sangat terpukul dengan kejadian ini.Dan sejak itulah,aku tidak percaya lagi dengan apa yang namanya “Cinta”.Sejak itulah aku menjadi orang yang sangat tertutup,karena aku takut dikhiyanati lagi untuk yang kedua kalinya.                                                                             
    2 tahun kemudian aku lulus dari SMA,dan itulah yang sangat aku inginkan dari dulu,karena apa,jika aku terus berada di sekolah itu,aku akan selalu teringat dengan Louis.Aku memutuskan untuk kuliah di luar negeri,aku ingin melupakan semua kenangan pahit itu.Aku tidak ingin terus menerus teringat akan hal itu.Sejak dulu memang aku ini berkuliah di universitas ini,dan aku mencoba mengikuti test masuk ke universitas ini,dan kau tau apa,mimpiku terwujud,karena aku diterima di universitas ini.                                   
   Tak terasa aku telah 3 bulan berkuliah disini,tapi aku masih saja belum mempunyai teman,karena aku masih trauma dengan kejadian waktu itu.Hari ini ku berjalan-jalan ditaman kota,karena aku ingin sejenak melupakan tugas-tugas yang menumpuk.Ketika itu ada seorang laki-laki yang menabrakku,dan aku teringat lagi akan Louis.Awalnya memang tidak apa-apa,mungkin orang itu tidak sengaja menabrakku,tapi aku teringat lagi akan Louis,lalu aku marah-marah dengan laki-laki itu,dan akhirnya aku tinggalkan dia tanpa sepata kata pun aku ucapkan terhadap laki-laki itu.                                                                
 Hari ini,seperti biasa aku kuliah dan lagi-lagi sendiri tanpa seorang teman.Ketika itu ada seseorang yang memanggilku,dan kau tau siapa itu,dia adalah laki-laki yang pernah menabrakku waktu itu ditaman kota.Aku heran,mengapa dia bisa tau namaku,lalu aku bertanya padanya “kenapa kau mengetahui namaku” lalu dia menjawab “kartu pelajarmu” dan aku teringat,memang kartu pelajarku hilang,sudah aku cari kemana-mana tapi tidak kutemukan,ternyata kartu pelajarku ada di tangan orang ini.Aku langsung mengambil kartu pelajarku dan berterima kasih padanya,tanpa basa-basi aku meninggalkan orang itu.Dan dia memanggilku lagi,”Apa kau bisa antar aku mengitari kampus ini” dan aku langsung menjawab “tidak” dia menjawab lagi “kenapa ?” lalu langsung saja aku pergi meninggalkan dia tanpa memperdulikan perkataannya.                            
    3 hari kemudian aku bertemu lagi dengannya,aku pikir,kenapa aku selalu melihat orang itu,apakah dia memata-mataiku ? Ah tidak mungkin,itu adalah hal yang konyol.Setiap hari dia selalu mengajakku mengobrol,tapi tetap saja aku mengacuhkannya.Dan akhinya aku sudah tidak tahan lagi dengan sikapnya kepadaku,”aku bertanya,kau mau apa denganku ?” lalu dia menjawab “aku menyukaimu,kau berbeda dengan gadis pada umumnya,karena itu aku menyukaimu” sontak aku kaget dengan ucapan laki-laki ini.Aku tidak akan terpedaya lagi dengan mulut laki-laki,karena aku sangat trauma akan hal yang menimpaku waktu itu.Tapi masih saja laki-laki ini megejarku,dan dia terus meyakinkanku kalau ia memang benar-benar meyukaiku.Entah mengapa akhirnya aku luluh dengan laki-laki ini,dan aku mempercayainya,dan aku juga yakin bahwa dia memang benar-benar tulus mencintaiku.Dan sejak itu aku dekat dengannya.Dan aku juga memiliki panggilan khusus untuknya,yaitu monkey,kenapa aku memanggilnya itu,karena tingkahnya agak seperti monyet,yang tidak bisa diam.Dengan hadirnya “Niall” di hidupku,aku merasa mempunyai kehidupan yang baru,dan semenjak itulah aku lupa siapa itu Louis dan aku juga lupa kalau aku pernah mengenal Louis.Aku bersyukur karena Tuhan telah mengirim laki-laki ini untuk menjadi kekuatan didalam hidupku,dan semenjak itulah “Saat Semuanya Berubah”

0 komentar:

Posting Komentar